Daftar isi
KATA
PENGANTAR..........................................................................................................i
DAFTAR ISI........................................................................................................................1
B.
Tujuan
A.
Kesimpulan
B.
Saran
A. Latar Belakang
Dalam era globalisasi dewasa ini, perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi terasa sangat pesat, sehingga menawarkan banyak
sekali kemudahan-kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya, baik berupa
pekerjaan ringan di dalam rumah tangga maupun pekerjaan rumit dalam dunia
industry/perusahaan, sehingga pada akhirnya seolah-olah kita dimanjakan oleh
teknologi tersebut. Sistem informasi berbasis komputer kini menjadi suatu hal
yang primer bagi kebutuhan pemenuhan kebutuhan informasi. Banyak bidang yang
telah memanfaatkan sistem informasi berbasis komputer sebagai sarana untuk
mempermudah pekerjaan. Mulai dari kalangan pebisnis sampai dari kalangan
akademisi memanfaatkan komputer sebagai alat bantu untuk mempermudah pekerjaan.
Setiap sistem informasi akan mempunyai masalah, tanpa memperdulikan seberapa
baiknya sistem tersebut di desain. Beberapa hal yang menyebabkan sistem
informasi mempunyai masalah adalah waktu (overtime), lingkungan yang
berubah, serta perubahan prosedur operasional. Dalam melakukan langkah
mengantisipasi dan mengurangi serta menangani permasalahan-permasalahan
mengenai sistem informasi, ada baiknya kita mengenal kembali tentang
konsep-konsep dasar dalam sistem informasi. Oleh karena itulah, kami berusaha
memaparkan dalam makalah ini tentang konsep-konsep dasar sistem informasi.
Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu sebagi
berikut :
1. Untuk menambah ilmu dan pengetahuan mengenai masalah
yang diangkat dalam makalah.
2. Untuk memberikan keterampilan baru di bidang IT
3. Untuk memenuhi salah satu tugas Konsep sistem
imformasi
Dalam menyusun makalah ini, penulis merumuskan beberapa
masalah yang berkaitan dengan :
1. Konsep dasar sistem
2. Konsep dasr informasi
3.
Konsep dasar
sitem imformasi
Dalam menyusun makalah ini, penulis menggunakan metode
literatur yaitu dengan mengkaji buku sebagai acuan yang sesuai dengan pembahasan
dan browsing data di internet.
PEMBAHASAN
Konsep dasar sistem ada dua pendekatan yaitu penekanan
pada prosedurnya dan penekanan pada komponennya. Definisi sistem yang
lebih menekankan pada prosedur adalah suatu jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
Definisi sistem yg lebih menekankan pada konponen/elemen. Konsep dasar
menggunaan sistem komponen adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi
untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Klasifikasi sistem dari beberapa sudut
pandang sebagai berikut :
1. Sistem sebagai sitem alamiah dan sistem buatan
manusia.
2. Sistem sebagai sistem abstrak dan sistem fisik.
3. Sistem sebagai sistem tertentu (deterministic)
dan sistem tak tentu (probabilistic)>.
4. Sistem sebagai sitem tertutup dan sistem terbuka.
Secara
sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan unsur atau komponen
yang terorganisasi, berinteraksi dan saling tergantung satu sam lain.
Ada dua pendekatan yang dapat dilakukan untuk
mendefinisikan sebuah sistem, yaitu :
1. Tinjauan atas dasar fasilitas ( komponen / elemen)
Sistem yaitu
kumpulan komponen yang saling berkaitan dan bekerja sama untuk mencapai suatu
tujuan tertentu.
2. Tinjauan atas dasar aktivitas ( prosedur )
Sistem yaitu
suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang
saling berhubungan dan bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.
Urutan
kegiatan digunakan untuk mejelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa
(who) yang mengerjakan, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how)
mengerjakannya. <3w 1h="1h"> . Suatu sistem memiliki
beberapa komponen diantaranya : pekerjaan, aktivitas dan misi. Sistem dibuat
untuk mencapai suatu tujuan (goal) atau atau sasaran (objektives). Tujuan
(goal) : meliputi ruang lingkup yang luas. Sasaran (objektives) :
meliputi ruang lingkup yang sempai, jadi lebih dikenai pada
sub-sistemnya. Jadi perbedaan tujuan dan sasaran terletak pada ruang
lingkupnya. Model dasar sebuah sistem : Masukan, proses, keluaran. Namun sistem
dapat dikembangkan hingga menyertakan media penyimpanan, dan sistem juga dapat
bersifat terbuka dan tertutup. Sistem terbuka artinya sistem tersebut dapat
menerima berbagai masukan dari lingkungan sekitarnya. Sistem terbuka,
sebaliknya. Selain sistem, ada juga yang disebut dengan sub-sistem.
Mekanisme pemisahan (pengunsuran ). Pengunsuran sistem dan sub-sistem adalah
tindakan untuk menyederhanakan perancangan sistem. Tujuan adanya pengunsuran
sistem atas sub-sistem yaitu untuk mengurangi kerumitan koordinasi dan
komunikasi. Sub sistem adalah bagian dari sistem. Misalnya ada sebuah sistem
komputer maka sub sistemnya adalah perangkat keras (hardware), Perangkat lunak
(software), dan ada lagi sub-sub sistemnya yaitu sub-sub sistem hardware : alat
masukan, proses, keluaran.
Pengertian
sub sistem menurut beberapa ahli :
1. Menurut Norman L. Enger yaitu serangkaian kegiatan
yang dapat ditentukan identitasnya yang berhubungan dalam suatu sistem.
2. Gordon B. Davis
yaitu sistem terbagi atas beberapa faktor atau unsur2 ke dalam beberapa
sub-sistem.
Karakteristik
atau ciri-ciri sistem adalah :
1. Komponen sistem (Componens)
Sistem
terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama
membentuk satu kesatuan.
2. Batasan sistem
(Boundary)
Merupakan
daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem lainnya atau sistem dengan
lingkungan luarnya. Dengan batasan ini, sistem dipandang sebagai satu kesatuan.
3. Lingkungan luar sistem (Environtment)
Yaitu bentuk
apapun yang berada di luar ruang lingkup yang mempengaruhi operasi sistem.
Lingkungan luar dapat menguntungkan dan dapat juga merugikan. Jika
menguntungkan maka lingkungan luar tersebut harus dijaga, jika merugikan maka
lingkungan luar tersebut harus dikendalikan, karena lingkungan luar yang
merugikan dapat mengganggu kelangsungan hidup sistem.
4. Penghubung sistem (Interface)
Yaitu
sebagai media yang menghubungkan sistem dengan sub sistem. Penghubung ini
memungkinkan sumber2 daya mengalir dari suatu sub sistem ke sub sistem lain.
Keluaran sub sistem akan menjadi masukan bagi sub sistem lainnya.
5. Masukan sistem
(Input)
Yaitu energi
yang dimasukkan ke dalam sistem, yg dapat berupa pemeliharaan (maintenance
input) dan signal (signal input).
6. Keluaran sistem (Output)
Yaitu hasil
dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna.
Keluaran ini merupakan masukan bagi bagi sub sistem yang lain. Contoh : sebuah
sistem informasi, yang menjadi keluaran adalah informasi, yang mana informasi
ini dapat digunakan sebagai masukan untuk hal-hal yang merupakan input bagi
subsistem lain.
7. Pengolah sistem (Process)
Yaitu proses
yang mengubah masukan menjadi keluaran. Contoh : Sistem akuntansi, sistem ini
mengolah data transaksi menjadi laporan2 yang dibutuhkan oleh pihak manajemen.
8. Sasaran sistem (Objektive)
Suatu sistem
harus mempunyai tujuan dan sasaran, kalau tidak maka operasi sistem tidak akan
ada gunanya. Suatu sistem dikatakan berhasil jika sudah mengenai tujuan dan
sasaran yang telah direncanakan.
Sistem
merupakan suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen lain
karena sistem memiliki sasaran yangn berbeda untuk setiap kasus yang terjadi di
dalam sistem tersebut. Oleh karena itu sistem dapat diklasifikasikan dari
beberapa sudut pandangan :
1. Sistem abstrak
dan sistem fisik .
Sistem abstrakyaitu sistem yang berupa
pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Contohnya sistem
teologia, yaitu satu sistem yang berupa pemikiran tentang hubungan antara
manusia dengan Tuhan. Sistem Fisik yaitu sistem yang ada secara fisik,
contohnya sistem komputer, sistem produksi, sistem penjualan, sistem
administrasi personalia, dsb.
2. Sistem alamiah dan sistem buatan manusia
Sistem
alamiahyaitu sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh
manusia, contohnya sistem pemutaran bumi, terjadinya siang malam, pergantian
musim. Sistem buatan manusia yaitu
sistem yang melibatkan hubungan manusia dengan mesin, yang disebut denga Human
machine Sistem. Contohnya sistem informasi berbasis komputer, karena
menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.
3. Sistem deterministik dan sistem probabilistik
Sistem
deterministik yaitu sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat
diprediksi. Contohnya sistem pemprograman dalam komputer, karena berdasarkan
program2 komputer yang dijalankan.Sistem probabilistik yaitu sistem yang
kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur
probabilitas. Contohnya sistem pemilu, sistem pemerintahan.
4. Sistem terbuka
dan sistem tertutup
Sistem
terbukayaitu sistem yang berhubuingan dan dipengaruhi oleh lingkungan luarnya,
yang menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk sub sistem lainnya.
Contohnya sistem perdagangan. Sistem tertutup yaitu sistem yang tidak
berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja
secara otomatis tanpa ada campur tangan dari pihak luar. Contohnya sistem
robotic, sistem arloji, ATM sistem.
Siklus hidup
sistem yaitu proses evolusioner yang diikuti dalam penerapan sistem atau sub
sistem informasi berbasis komputer. Siklus hidup sistem terdiri dari
serangkaian tugas yang mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem, karena
tugas-tugas tersebut mengikuti pola yang teratur dan dilakukan secara topdown.
Siklus hidup sistem sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall
approach) bagi pembangunan dan pengembangan sistem. Pembangunan sistem
hanyalah salah satu dari serangkaian dari daur hidup suatu sistem, meskipun
demikian proses ini merupakan aspek yang sangat penting.
Fase/tahapan
dari daur hidup suatu sistem :
1. Mengenali adanya kebutuhan
Sebelum
segala sesuatunya terjadi, timbul suatu kebutuhan atau problema yang harus
dapat dikenali sabagaimana adanya. Kebutuhan dapat terjadi sebagai hasil
perkembangan organisasi. Volume kebutuhan itu meningkat melebihi kapasitas dari
sistem yang ada. Semua kebutuhan ini harus dapat didefinisikan dengan jelas.
Tanpa adanya kejelasan dari kebutuhan yang ada, pembangunan sistem akan
kehilangan arah dan efektivitasnya.
2. Pembangunan
sistem
Suatu proses
atau serangkaian prosedur yang harus diikuti guna menganalisis kebutuhan yang
timbul dan membangun sebuah sistem untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
3. Pemasangan sistem
Setelah
tahap pembangunan selesai, sistem kemudian akan dioperasikan. Pemasangan sistem
merupakan tahap yang penting dalam daur hidup sistem, dimana peralihan dari
tahap pembangunan menuju tahap operasional adalah pemasangan sistem yang
merupakan langkah akhir dari suatu pembangunan sistem.
4. Pengoperasian sistem
Program -
program komputer dan prosedur - prosedur pengoperasian yang membentuk suatu
sistem informasi semuanya bersifat statis, sedangkan organisasi yang ditunjang
oleh sistem informasi selalu mengalami perubahan karena pertumbuhan kegiatan,
perubahan peraturan dan kebikjaksanaan ataupun kemajuan teknologi. Untuk
mengatasi perubahan-perubahan tersebut, sistem harus diperbaiki atau
diperbaharui.
5. Sistem menjadi usang
Kadang -
kadang perubahan yang terjadi begitu drastis sehingga tidak dapat diatasi hanya
dengan melakukan perbaikan pada sistem yang sedang berjalan. Tiba saat dimana
secara ekonomis dan teknis, sistem yang ada sudah tidak layak lagi untuk
dioperasikan dan sistem yang baru perlu dibangun untuk menggantikannya.
Didalam organisasi sangat penting dalam mengelola
sumberdaya-sumberdaya utama seperti buruh, dan bahan mentah, tapi saat
ini informasi juga merupakan sumberdaya yang tidak kalah pentingnya harus
dikelola. Para pembuat keputusan memahami bahwa informasi tidak hanya sekedar
produk sampingan bisnis yang sedang berjalan, namun juga sebagai bahan pengisi
bisnis dan menjadi faktor kritis dalam menentukan kesuksesan atau kegagalan
suatu usaha. Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh suatu
organisasi. Sehingga informasi merupakan salah satu bentuk sumber daya utama
dalam suatu organisasi yang digunakan oleh manager untuk mengendalikan
perusahaan dalam mencapai tujuan.
Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data yang
sudah memiliki nilai tambah. Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam
tubuh suatu organisasi, sehingga informasi ini sangat penting peran dan
kedudukannya di dalam sebuah organisasi. Suatu sistem yang kekurangan informasi
akan menjadi loyo.
Terdapat beberapa definisi, antara lain :
1. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan
lebih berarti bagi yang menerimanya.
2.
Sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang
dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian,
sebagai contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik. Akan
mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi.
3.
Data yang
terorganisir untuk membantu memilih beberapa tindakan yang akan dilakukan atau
tidak dilakukan.
Informasi
dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu :
1.
Informasi
strategis
Informasi
ini digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang, mencakup informasi
eksternal, rencana perluasan perusahaan dan sebagainya.
2.
Informasi
Taktis
Informasi
ini dibutuhkan untuk mengambil keputusan jangka menengah, seperti informasi
trend penjualan yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun rencana penjualan.
3.
Informasi
Teknis
Informasi
ini dibutuhkan untuk keperluan operasional sehari-hari, seperti informasi
persediaan stock, return penjualan dan laporan kas harian.
Terdapat 4
test untuk menjelaskan sebuah pesan yang spesifik dalam informasi:
1. Kepada siapa (pembuat keputusan) informasi di tujukan?
2.
Untuk keputusan spesifik apa informasi
ditujukan?
3.
Sejauh mana informasi dapat digunakan untuk
mendeteksi dan memecahkan masalah?
4.
Sejauh mana
(kapan) tingkat pembuatan keputusan?
Untuk
memperolah informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan
bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalam menghasilkan informasi.
Pertama-tama data dimasukkan ke dalam model yang umumnya memiliki urutan proses
tertentu dan pasti, setelah dip roses akan menghasilkan informasi tertentu yang
bermanfaat bagi penerima (levelmanagement). Sebagai dasar dalam membuat
suatu keputusan atau melakukan tindakan tertentu, dari keputusan yang nantinya
akan dimasukkan kedalam model (process) begitu seterusnya. Dengan
demikian akan membentuk suatu siklus informasi atau (information cycle).
Kualitas
informasi (quality of information) sangat dipengaruhi atau ditentukan 6
hal, yaitu :
1.
Relevan
Berarti
informasi harus memberikan manfaat bagi pemakainya. Relevansi informasi untuk
tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya informasi mengenai
sebab musabab kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang
relevan dan akan lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan.
Informasi
harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan, dan harus
jelas mencerminkan maksudnya. Ketidak akuratan dapat terjadi karena sumber
informasi (data) mengalami gangguan atau kesengajaan sehingga merusak atau merubah
data-data hasil tersebut.
3.
Tepat waktu
Informasi
yang dihasilkan atau dibutuhkan tidak boleh terlambat (using), informasi
yang using tidak mempunyai nilai yang baik, sehingga kalau digunakan sebagai
dasar dalam pengambilan keputusan akan berakibat fatal atau kesalahan dalam
keputusan dan tindakan. Kondisi demikian menyebabkan mahalnya nilai suatu
informasi, sehingga kecepatan untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya
memerlukan teknologi2 terbaru.
4.
Ekonomis
Apa tingkat
sumber daya diperlukan untuk informasi dalam pemecahan masalah?
5.
Efisien
Apakah
tingkat sumber daya apa yang diperlukan untuk setiap unit output informasi?
6.
Dapat
dipercaya
Definisi Sistem Informasi secara umum merupakan
kegiatan atau aktifitas yang melibatkan serangkaian proses,
berisiinformasi-informasi yang digunakan untuk mencapai tujuan. Pengertian
Sistem Informasi menurutRobert dalam Jogiyanto (2000) adalah informasi yang
diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
Karakter Sistem Informasi :
1. Sistem informasi memiliki komponen
berupa subsistem yang merupakan elemen - elemen yang lebih
kecil yang membentuk sistem informasi tersebut
misalnya bagian input, proses, output. Contoh bagian input adalah
salesman memasukkan data penjualan bulan ini.
2.
Ruang
lingkup sistem informasi yaitu ruang lingkup yang ditentukan
dari awal pembuatan yang merupakan garis batas lingkup kerja sistem
tersebut, sehingga sistem informasi tersebut tidak bersinggungan dengan sistem
informasi lainnya.
3.
Tujuan
sistem informasi adalah hal pokok yang harus ditentukan dan dicapai dengan
menggunakan sistem informasi tersebut, sebuah sistem informasi berhasil
apabila dapat mencapai tujuan tersebut
4.
Lingkungan
sistem informasi yaitu sesuatu yang berada diluar ruang lingkup sistem
informasi yang dapat mempengaruhi sistem informasi, hal ini turut
dipertimbangkan pada saat perencanaan sistem informasi.
Berikut ini
merupakan manfaat dari Sistem Informasi, diantaranya adalah :
1. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah
transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah
satu produk atau pelayanan mereka.
2.
Bank
menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat
berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.
3.
Perusahaan
menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persediaan pada tingkat
paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.
Berikut ini
merupakan komponen dari Sistem Informasi, diantaranya adalah :
1.
Hardware
Terdiri dari
computer, peripheral (printer) dan jaringan
2.
Software
Merupakan
kumpulan dari perintah / fungsi yang ditulis dengan aturan tertentu untuk
memrintahkan komputer melaksanakan tugas tertentu. Software dapat digolongkan
menjadi sistem operasi (windows 95 dan NT), aplikasi (akuntasi), utylitas
(antivirus, speed disk), serta bahasa.
3.
Data
Merupakan
komponen dasar informasi yang akan diproses lebih lanjut untuk menghasilkan
informasi.
4.
Prosedur
Dokumentasi
prosedur / proses sistem, buku penuntun operasional (aplikasi) dan teknis.
5.
Manusia
Manusia
adalah komponen yang terlibat dalam komponen manusia, seperti operator,
pemimpin sistem, informasi dan sebagainya. Oleh sebab itu perlu suatu rincian tugas
yang jelas.
PENUTUP
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa :
1. Sistem secara prosedur adalah suatu jaringan kerja
dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
2.
Konsep dasar
menggunaan sistem komponen adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi
untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Informasi merupakan proses lebih lanjut
dari data yang sudah memiliki nilai tambah .
3.
Sistem
Informasi secara umum merupakan kegiatan atau aktifitas yang melibatkan
serangkaian proses, berisiinformasi-informasi yang digunakan untuk mencapai
tujuan.
4.
Sistem
informasi memiliki komponen berupa subsistem
yang merupakan elemen - elemen yang lebih kecil yang membentuk
sistem informasi tersebut.
5.
Ruang
lingkup sistem informasi yaitu ruang lingkup yang ditentukan
dari awal pembuatan yang merupakan garis batas lingkup kerja sistem
tersebut, sehingga sistem informasi tersebut tidak bersinggungan dengan sistem
informasi lainnya.
6.
Tujuan
sistem informasi adalah hal pokok yang harus ditentukan dan dicapai dengan
menggunakan sistem informasi tersebut, sebuah sistem informasi berhasil
apabila dapat mencapai tujuan tersebut.
7.
Lingkungan
sistem informasi yaitu sesuatu yang berada diluar ruang lingkup sistem
informasi yang dapat mempengaruhi sistem informasi, hal ini turut
dipertimbangkan pada saat perencanaan sistem informasi.
Dalam pembuatan sebuah sistem, sudah selayaknya kita mengenal sistem apa
yang sedang dibangun, mengenal elemen serta prosedurnya, dan mengetahui tujuan
serta sasaran dari sistem yang kita buat. Serta memfokuskan pada
informasi apa serta seperti apa yang ingin disampaikan, hal – hal ini akan
menunjang kemajuan sistem yang akan dibuat.>
Abrori.2011.Tugas
Kel Security
http://abrori35e.blogstudent.mb.ipb.ac.id/files/2011/07/Tugas-Kel-security.docx Anonim.Konsep Dasar Informasi
Manajemen http://xa.yimg.com/kq/groups/22999204/906598761/name/Konsep+Dasar+Sistem+Informasi+Manajemen.docx
Melisa, Siti.2011. Pengantar
Sistem Informasi http://sitimelisa.student.ung.ac.id/files/2011/03/Pengantar-Sistem-Informasi.docx